Contoh Kode Python

Contoh Kode Python

Kalkulator Sederhana

        
def tambah(a, b):
    return a + b

def kurang(a, b):
    return a - b

def kali(a, b):
    return a * b

def bagi(a, b):
    return a / b

# Penggunaan Kalkulator
angka1 = 10
angka2 = 5

hasil_tambah = tambah(angka1, angka2)
print("Hasil Penambahan:", hasil_tambah)
        
    

Fungsi Sapa

        
class Mahasiswa:
    def __init__(self, nama, umur):
        self.nama = nama
        self.umur = umur

    def sapa(self):
        print("Halo, nama saya " + self.nama)

# Membuat objek Mahasiswa
mahasiswa1 = Mahasiswa("Arsakha", 20)

# Memanggil metode sapa()
mahasiswa1.sapa()
        
    
Marhaban Ya Ramadhan Selamat Datang Bulan Penuh Keistimewaan

Marhaban Ya Ramadhan Selamat Datang Bulan Penuh Keistimewaan

Bulan Ramadhan: Kesempurnaan dalam Spiritualitas dan Kebaikan




Photo by Michael Burrows: https://www.pexels.com/photo/person-holding-a-quran-7129614/


Bulan Ramadhan adalah salah satu bulan yang dianggap suci dan istimewa dalam agama Islam yang sangat dihormati oleh umat Muslim di seluruh dunia. Selama periode ini, umat Muslim melaksanakan ibadah puasa sebagai manifestasi ibadah yang sarat dengan makna. Puasa di bulan Ramadhan tidak hanya melibatkan menahan diri dari konsumsi makanan dan minuman, tetapi juga menjadi perjalanan spiritual yang mengajarkan nilai-nilai kesabaran, ketaqwaan, dan kebaikan. Dalil-dalil dari Al-Quran dan hadis Rasulullah SAW memberikan landasan spiritual yang kuat untuk mengapresiasi keistimewaan bulan Ramadhan.


1. Peluang Mendekatkan Diri kepada Allah:


Berpuasa pada bulan Ramadhan merupakan bentuk ibadah yang memiliki prioritas tertinggi bagi umat Muslim. Ayat Al-Quran dalam Surah Al-Baqarah (2:183) mengisyaratkan bahwa puasa di bulan Ramadhan ditujukan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Al-Baqarah  [2]:183


اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗوَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗوَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan,51) itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Al-Baqarah  [2]:184


Rasulullah SAW juga menyatakan bahwa berpuasa pada bulan Ramadhan akan memberikan pahala yang besar kepada orang yang menjalankannya dengan keyakinan dan mengharap pahala dari Allah (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Bulan diturunkannya Al-Quran

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ 

Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.

Al-Baqarah  [2]:185


3. Kebaikan dan Kedermawanan:

Rasulullah saw bersabda:


مَنْ فَطَرَ صَائِمًا كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أجْرِ الصَّا ئِمِ لَا يَنْقُصَ مِنْ أجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ


Artinya:  Barangsiapa memberi perbukaan (makanan atau minuman) kepada orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut (HR Ahmad).

Bulan Ramadhan memberi umat Muslim pengertian mengenai pentingnya kedermawanan dan berbagi dengan sesama. Hadis Rasulullah SAW menyatakan bahwa amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya di bulan ini, kecuali puasa, karena puasa itu khusus bagi Allah dan Dia yang akan memberikan pahala sepenuhnya (HR. Muslim). Maka, di bulan Ramadhan, umat Muslim didorong untuk berbuat baik, bersedekah, dan membantu sesama.


أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ


Artinya: Rasulullah saw pernah ditanya, “Sedekah apakah yang paling mulia?” Beliau menjawab: “Yaitu sedekah dibulan Ramadhan” (HR Tirmidzi).


4. Kesempatan Meningkatkan Kesabaran dan Ketaqwaan:

Rasulullah SAW bersabda:


قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ 


Artinya: Telah datang bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu. Saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan (HR Ahmad).

Puasa di bulan Ramadhan merupakan pelajaran kesabaran dan ketaqwaan. Ini menunjukkan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kesabaran dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah.


5. Waktu Refleksi dan Pembersihan Diri:


Bulan Ramadhan memberi peluang pada umat Muslim untuk introspeksi, memperbaiki perilaku, dan membersihkan hati dari sifat-sifat negatif. 

Rasulullah saw bersabda: 


مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ 


Artinya: Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena Iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR Bukhari dan Muslim).


Hadist Ini menunjukkan bahwa bulan Ramadhan adalah momen untuk meninggalkan kesalahan masa lalu dan memulai lembaran baru dengan hati yang suci.

Rasulullah saw bersabda:


اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَاُن إلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاةٌ مَا بَيْنَهُنَّ إذَاجْتَنَبَ اْلكَبَائِرَ 


Artinya: Jarak antara shalat lima waktu, shalat Jumat dengan Jumat berikutnya dan puasa Ramadhan dengan Ramadhan berikutnya merupakan penebus dosa-dosa yang ada diantaranya, apabila tidak melakukan dosa besar (HR Muslim).


6. Momen Kebersamaan dalam Ibadah:


Melalui serangkaian kegiatan ibadah bersama, seperti shalat sunah tarawih dan berbuka puasa bersama, bulan Ramadhan menciptakan ikatan sosial yang kuat di antara komunitas Muslim. Di kalangan umat Muslim, fenomena ini menciptakan suasana persaudaraan dan kebersamaan yang unik.



Bulan Ramadhan dianggap sebagai momen yang sangat berharga bagi umat Muslim diseluruh belahan dunia.Selain sebagai periode ibadah dan upaya pembersihan diri, bulan ini juga dianggap sebagai kesempatan Untuk memperbaiki mutu kehidupan spiritual dan hubungan sosial.. Dengan menghargai keunikan bulan Ramadhan dan menerapkan prinsip-prinsip Islam yang terkandung di dalamnya, umat Muslim diharapkan dapat meraih berkah dan kemakmuran dalam kehidupan mereka

"Isra Miraj: Perjalanan Ilahi Nabi Muhammad SAW yang Memperkuat Iman dan Menerima Perintah Shalat"

"Isra Miraj: Perjalanan Ilahi Nabi Muhammad SAW yang Memperkuat Iman dan Menerima Perintah Shalat"

27 Rajab 1445 H,




Ka'bah Mekkah


Isra Mi'raj adalah peristiwa penting dalam sejarah Islam yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, diikuti dengan perjalanan spiritual ke langit-langit yang lebih tinggi. Perjalanan ini memegang peranan sentral dalam kepercayaan Muslim dan telah memberi inspirasi dalam banyak aspek kehidupan spiritual dan keagamaan umat Islam. Kisah ini merupakan bukti kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan merupakan salah satu momen paling penting dalam kehidupan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam.


Masjidil Aqsa - Palestina



Nabi Muhammad SAW telah memberi kabar tentang peristiwa luar biasa yang dialaminya, yaitu perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian ke sidratul muntaha . Berita ini dihadapi dengan skeptisisme dan bahkan penolakan oleh beberapa orang dan menegaskan pentingnya salat dalam kehidupan umat Islam kafir Quraisy yang meragukan kebenaran peristiwa tersebut. Mereka yang tidak memahami kedalaman kepercayaan kepada Allah dan kenabian Nabi Muhammad SAW mempertanyakan kebenaran peristiwa ini. Dalam masa ketidakpercayaan ini, sosok Khalifah dan Sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq memainkan peran yang sangat penting dengan kepercayaan dan keyakinannya pada Nabi.

 


Isra Mi'raj dalam Al-Quran


Peristiwa Isra Mi'raj dijelaskan dalam Al-Quran secara tersirat, meskipun nama-nama tempat atau detail perjalanan tidak disebutkan secara spesifik. Salah satu ayat yang sering dikutip terkait peristiwa ini adalah dalam Surah Al-Isra (17): 1


1. Perjalanan Isra (Perjalana ke Masjidil Haram  menuju Masjidil Aqsa di Palestina


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


 بسم الله الرحمن الرحيم

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي  بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

 

Artinya: "Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya supaya Kami perlihatkan kepadanya sebahagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat."


Allah SWT menunjukkan kemuliaan-Nya dalam ayat ini ketika Dia menceritakan perjalanan Nabi Muhammad Saw dari Masjidil Haram (di Mekah) ke Masjidil Aqsa (di Palestina) yang merupakan Kiblat Pertama Umat Islam. Perjalanan ini adalah tahap pertama dari Isra Miraj.


2. Pengalaman Miraj (Naik ke Langit):


Al-Quran Surah An-Najm (53): Ayat 13-18:

sumber : https://quran.kemenag.go.id/quran/per-ayat/surah/53?from=1&to=62

 

لَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ

Wa laqad ra'āhu nazlatan ukhrā.
Sungguh, dia (Nabi Muhammad) benar-benar telah melihatnya (dalam rupa yang asli) pada waktu yang lain,

عِندَ سِدْرَةِ الْمُنتَهَىٰ

‘Inda sidratil-muntahā.
(yaitu ketika) di Sidratulmuntaha

عِندَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ

‘Indahā jannatul-ma'wā.
Di dekatnya ada surga tempat tinggal.

إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَىٰ

Iż yagsyas-sidrata mā yagsyā.
(Nabi Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratulmuntaha dilingkupi oleh sesuatu yang melingkupinya

مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ

Mā zāgal-baṣaru wa mā ṭagā.
Penglihatan (Nabi Muhammad) tidak menyimpang dan tidak melampaui (apa yang dilihatnya)

لَقَدْ رَأَىٰ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَىٰ

Laqad ra'ā min āyāti rabbihil-kubrā.
Sungguh, dia benar-benar telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang sangat besar.



Dalam surah ini, Allah SWT menyatakan bahwa Nabi Muhammad Saw melihat sebagian dari kebesaran-Nya ketika beliau berada di Sidratil Muntaha, titik paling jauh yang bisa dicapai dalam perjalanan spiritual ini. Nabi Muhammad Saw mengalami pengalaman luar biasa yang sulit diungkapkan dengan kata-kata manusiawi.


Perjalanan Isra Mi'raj terjadi pada malam yang diberkahi, ketika Malaikat Jibril datang menjemput Nabi Muhammad SAW di Masjidil Haram. Dari sana, mereka melakukan perjalanan bersama-sama ke Yerusalem-Palestina, di mana Nabi melakukan shalat dua rakaat di Masjidil Aqsa.


Setelah itu, dimulailah perjalanan spiritual ke langit-langit. Nabi Muhammad SAW menaiki Burak, makhluk gaib yang membawanya melalui tujuh langit, bertemu dengan para nabi dan rasul, serta menyaksikan berbagai mukjizat ilahi. Di langit ketujuh, Nabi Muhammad SAW mendekati Allah SWT, yang memberikan perintah untuk melaksanakan shalat lima waktu sehari semalam kepada umat Islam.


Makna dan Pesan:


Isra Miraj bukan hanya sekadar peristiwa sejarah, tetapi juga memiliki banyak pelajaran yang dapat dipetik umat Islam. Perjalanan ini menegaskan keunikan posisi Nabi Muhammad Saw di antara para rasul, mengukuhkan kepercayaan akan mukjizat Allah, dan memberikan contoh tentang pentingnya ketaatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan.


Selain itu, Isra Miraj juga mengilhami umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan hubungan spiritual mereka dengan Allah SWT. Kisah ini mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga hubungan dengan Allah, berserah diri kepada-Nya, dan menegaskan pentingnya shalat dalam kehidupan umat Islam serta tidak pernah berputus asa dari rahmat-Nya.


Dengan demikian, peristiwa Isra Mi'raj adalah salah satu momen paling penting dalam sejarah Islam yang tidak hanya menegaskan kebenaran kenabian Nabi Muhammad SAW tetapi juga memberikan pedoman spiritual bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan mereka. Semangat perjalanan ini terus menginspirasi umat Islam dalam menjalani kehidupan mereka dengan penuh keyakinan dan ketabahan


 A Comprehensive Comparison of Kids Instant Print Cameras

A Comprehensive Comparison of Kids Instant Print Cameras

 

In the age of technology, introducing kids to photography has become a delightful and educational experience. Kids' instant print cameras combine the joy of capturing moments with the excitement of instantly seeing tangible results. In this article, we will compare three popular models in the market: CAMCLID Kids Camera Instant Print, GKTZ Instant Print Camera, and LETSHAHA Kids Camera Instant Print. Each camera promises a unique set of features tailored for the younger audience, making them ideal gifts for birthdays,or any special occasion.

 

 1. CAMCLID Kids Camera Instant Print:


camclid kids cam


Chek Out Reviews Here


 Key Features:

- 12MP resolution for vibrant photos.

- 1080P video recording capability.

- Comes with a 32GB SD card for ample storage.

- Includes print paper for instant gratification.

- Selfie mode for capturing self-portraits.

 

 Pros:

- High-resolution images and videos.

- Generous storage capacity.

- Immediate photo prints for hands-on fun.

- Selfie mode promotes creativity.

 

 Cons:

- Limited color options for prints.

- May be more suitable for older kids due to advanced features.

 

 2. GKTZ Instant Print Camera:


gktz instant cam


Check Out reviews Here


 Key Features:

- 1080P HD camera with no ink printing.

- Perfect for Christmas and birthday gifts.

- Portable and easy to use for ages 3-8.

- Includes 3 rolls of photo paper and 5 color pens.

- 32GB card for storing captured moments.

 

 Pros:

- No ink printing technology for mess-free operation.

- Additional accessories enhance creativity.

- Portable design suitable for younger kids.

- Ample storage with the included 32GB card.

 

 Cons:

- Lower resolution compared to other models.

- Limited to specific age group.

 

 3. LETSHAHA Kids Camera Instant Print:


 

letshana kids cam


Check Out Reviews Here 


 Key Features:

- 1080P digital video instant camera.

- Designed for ages 3-12.

- Perfect Christmas or birthday gift.

- Includes 3 rolls of no-ink print paper.

- Adorable jellyfish design for added appeal.

 

 Pros:

- Wide age range suitability.

- Cute jellyfish design for aesthetic appeal.

- Instant prints without the need for ink.

- Suitable for both photos and videos.

 

 Cons:

- Limited accessories compared to other models.

- May lack some advanced features for older kids.

 

Choosing the right instant print camera for kids depends on the specific needs and preferences of the child. The CAMCLID Kids Camera is ideal for those who want a balance between high-quality photos and videos, while the GKTZ Instant Print Camera is perfect for younger children who enjoy hands-on creativity. The LETSHAHA Kids Camera caters to a broad age range with its adorable design. Ultimately, all three cameras offer a unique blend of features that make them exciting and engaging tools for young photographers. Consider the age, preferences, and desired features when selecting the perfect kids' instant print camera for your little one.

A Comprehensive Comparison of Wireless Earbuds: TOZO T12 vs. Bmani vs. Graphite-Silver

A Comprehensive Comparison of Wireless Earbuds: TOZO T12 vs. Bmani vs. Graphite-Silver

 

The selection of wireless earphones has expanded to accommodate a wide range of tastes and lifestyles. The TOZO Tonal Dots (T12), Bmani Wireless Earbuds, and Graphite-Silver Wireless Earbuds are three prominent wireless earbud models that we compare in this post. Every one of them advertises a different set of capabilities, from playback and sound quality to extra features like waterproofing and noise cancellation.

 

 1. TOZO Tonal Dots (T12) Wireless Earbuds:

 

AC_SL1500


Check Out Reviews Here 


 Key Features:

- Bluetooth 5.3 connectivity for stable connections.

- Built-in ENC Noise Cancelling Mic for clear calls.

- 55 hours of playtime with the charging case.

- IPX8 waterproof rating for protection against water and sweat.

- LED digital display for battery status.

- App customization for personalized EQ settings.

 

 Pros:

- Extended playtime with the charging case.

- Enhanced call quality with noise-cancelling mic.

- Waterproof design suitable for various activities.

- LED display for convenient battery monitoring.

 


 

 Cons:

- App customization may require additional setup.

 

 2. bmani Wireless Earbuds:


bmani Wireless
 

Check Out Reviews Here 


Key Features:

- 48 hours of playtime for extended use.

- LED display for battery status and charging.

- Over-ear buds with earhooks for a secure fit during workouts.

- Built-in mic for hands-free calls.

- Suitable for sports activities.

 

 Pros:

- Long playtime ideal for extended usage.

- Secure fit with over-ear buds and earhooks.

- LED display for easy battery monitoring.

- Designed for sports enthusiasts.

 

 Cons:

- Limited information on additional features.

- Earhook design may not be preferred by everyone.


 

 3. Graphite-Silver Wireless Earbuds:


graphite

 


Check Out Reviews Here 


 Key Features:

- Bluetooth 5.3 connectivity for a stable and efficient connection.

- 4 ENC Noise Cancelling Mics for clear communication.

- HiFi Stereo Deep Bass for immersive sound experience.

- 50 hours of playtime with the charging case.

- IPX7 waterproof rating for protection against water and sweat.

- USB-C charging for convenient power replenishment.

 

 Pros:

- High-quality sound with HiFi Stereo Deep Bass.

- Multiple noise-cancelling mics for clear calls.

- Extended playtime with the charging case.

- USB-C charging for modern convenience.

 

 Cons:

- May lack additional features like an LED display.

- Specific design preferences may vary.


 

Conclusion:

 

Selecting the best wireless earphones is a personal decision based on priorities and tastes. Sports enthusiasts looking for a comfortable fit during physical activity may find what they're looking for in the TOZO Tonal Dots (T12), which stands out for its lengthy runtime and customizable software. The graphite-silver variant prioritizes effective noise cancellation and high-quality audio reproduction. Choosing the best wireless earbuds for your lifestyle requires taking into account your unique requirements, including playback, preferred designs, and extra functions.